Kamis, 20 Desember 2012

Profil Chef Degan Juri Master Chef Indonesia


Sayangnya, Chef Vindex nggak bisa hadir sebagai juri di Master Chef Indonesia ke 2 karena jadwalnya yang padat, tapi inilah penggantinya.
null
Degan Septoadji Suprijadi, yang lebih singkatnya dipanggil Chef Degan, tak kalah hebat dengan Chef Vindex.
Ketertarikan pada memasak
“Saya dibesarkan di Eropa, dimana kedua orangtua saya bekerja seharian penuh dan saya diharuskan untuk belajar mempersiapkan makanan sendiri. Saya berpikir bahwa jika pekerjaan lain gagal, maka pekerjaan yang termudah adalah memasak. Setelah dipikir ulang saat itu, itu alasan yang salah untuk memulai profesi saya karena ini profesi yang tidak mudah sama sekali dibanding pekerjaan lainnya.”,katanya.
Modal nekat memang nggak begitu disarankan, asal punya keinginan yang kuat dan ingin terus belajar seperti Chef Degan.
“Namun, saya mendapatkan pengalaman dan saya sadar inilah profesi yang dapat membuka banyak peluang, apalagi faktanya makan adalah kebutuhan dasar manusia yang membuat profesi koki tidak ada habisnya, dan dipastikan tidak ada orang yang akan kehilangan pekerjaan di dunia manapun”
Walaupun jam kerja seorang koki itu sangat padat, Chef Degan puas karena koki adalah pekerjaan yang terus berhubungan dengan kreatifitas dan adrenalin, apalagi disaat pengunjung kagum dengan hasil makanan yang disajikan.
Karir
Chef Degan menjabat sebagai Executive Chef di Banyan Tree, Bangkok dari 2005 – 2012.
null
Chef Degan juga punya Cafe sendiri, yaitu Cafe Degan.null
Sebuah cafe yang berdesain rumah Joglo dan menyajikan berbagai makanan khas Indonesia dan Thailand.
Bukan cuma itu, Chef Degan juga pernah bekerja di Jakarta Hilton International (sekarang menjadi The Sultan Hotel), Grand Hyatt Bali, The Ritz-Carlton Bali (sekarang menjadi Ayana Resort), dan lainnya.
Ini histori tempat Chef Degan pernah bekerja.null
Penghargaan
Chef Degan dinobatkan sebagai Best Chef Indonesia tahun 1996 dan Hotelier (manager hotel) termuda tahun 1997.
null
Hasil karyanull

Minggu, 04 November 2012

Yamie Pathuk

@ Jalan Besakalan   by herna hermawan

Yamie.... hmmm sapa yang gak suka yamie?? pasti semua suka deh.. Ok Yamie kali ini terletak persis di sebelah Pasar Pathuk tepatnya di Jl Beskalan belakang Ramai mall Malioboro. Tempatnya kecil tapi peminatnya cukup banyak sehingga kadang kalo hari Minggu harus antri untuk makan di tempat. Seporsi yamie ayam dengan 2bh pangsit basah dan taburan ayam cincang dan semangkuk kuah kaldu ini harganya 10k saja. Untuk rasanya menurutku cukup enak cuma kaldunya kurang asin dan kurang panas airnya. Semangkuk yamie cukup membuat perut kenyang sampai siang.

Soto Sapi Bu Nunung


@ Alun Alun Utara, Yogyakarta

Hi sobat nambah lagi neh spot sarapan kita kali ini buat yang suka soto sapi nah di tempat kali ini saya rekomendasikan kedai soto sapi yang enak di Jogja daging sapinya yang empuk plus jeruk nipis , sambal dan kerupuk huahhh maknyusss deh. Kedai Bu Nunung ini terletak di sekitar alun alun kraton Yogyakarta dan tempatnya emang agak menjorok ke dalam sehingga sekilas tidak nampak dari jalan. tepatnya dari arah Malioboro menuju kraton saat pertigaan belok kiri nah ke@ Alun Alun Kraton    by herna hermawan
dai bu nunung ini ada di jajaran sebelah kiri jalan. Selain soto ayam ada juga nasi rames dengan beberapa macam lauk. Untuk semangkuk soto sapi kita cukup membayar 7.5k saja. Selain itu disamping kedai Bu Nunung ini ada kedai jamu yang menjual berbagai macam jamu dan minuman tradisional Yogyakarta dengan berbagai khasiatnya.

Soto Ayam Pak Man

@ Sagan / Jl. Prof Dr. Yohanes   by herna hermawan

Nah buat teman teman yang baru kuliah di jogja dan bingung mau cari sarapan berikut saya sengaja post beberapa spot sarapan di jogja yang rasanya lumayan enak dan harganya terjangkau. Berikut adalah soto ayam Pak Man yang terletak di jl. Sagan depannya makam hi.. hi.. ngeri yah kalo ngebayangin di belakang kita itu makam wkwkwk tapi itulah makam disini tuh gak serem sama sekali karena terletak di tengah kota bersebrangan dengan galleri mall :) Balik lagi menu utamanya yang pasti yah Soto ayam gak ada yg laen tapi untuk rasa lumayan lah sesuai untuk kantong kita untuk menu pendamping ada sate usus, sate telur dan kerupuk untuk harga semangkuk soto ayam dibrandol seharga 6k saja, untuk pilihan minumnya hanya ada teh panas/dingin dan jeruk panas/dingin seharga 2k saja. So silahkan dicoba.

Menu Sarapan Pagi Bu Rini

@ Alun alun Selatan Yogyakarta   by herna hermawan

Good day all... lama gak nulis di blog neh sibuk sibuk sibuk >< . Nemu lagi neh kuliner sarapan pagi di yogya yang cukup lengkap menunya nama kedai kaki lima yang cuma ada pagi sampai siang hari tepat di sisi lapangan alun alun selatan Yogyakarta nama kedainya Bu Rini menu disini cukup lengkap dari Bubur ayam (5k) Lontong Opor (6.5k) Nasi Uduk (6.5k) Nasi Brongkos (5,5k) Nasi Rames (5,5k) juga ada gorengan, dsb untuk menu pendamping selain itu minumannya juga cukup murah sekitar 2k sampai 5k. Untuk lontong opornya rasanya lumayan enak ada telur separuh , sambel goreng kentang, suwiran ayam yang lumayan banyak serta kerupuk udang untuk harga 6.5k cukup murah saya rasa dengan rasa yang lumayan enak. kalo minumannya biasa aja seperti di kedai kaki lima lainnya. Jadi buat yang mau sarapan pagi bersama disini recommanded banget soalnya menunya yang cukup bervariasi, so,,, silahkan dicoba. 

Minggu, 19 Agustus 2012

Profil Chef Juna (Juri Master Chef Indonesia)


null
Siapa sih yang nggak kenal sama Chef Juna yang galak, sangar, dan kejam dalam berkomentar? Yang nonton perdana Master Chef Indonesia 01 Mei 2011 kemarin pasti tau. Pada artikel ini akan aku ceritakan perjalanan karir dan masa mudanya. 
null
Profil
Junior Rorimpandey namanya. Chef asal Manado yang lahir pada 20 Juli 1975 ini, kurang begitu hot dibahas di Indonesia, karena Chef ini lebih terkenal di luar negeri. Hm..aku yakin setelah adanya Master Chef Indonesia, Chef Juna akan semakin dikenal banyak orang.
Banyak yang mengira Chef Juna ini bukan siapa-siapa. Setelah googling tentang Chef Juna, yang kulihat dari forum-forum, banyak yang kurang suka dengan Chef ini. Rata-rata berkomentar, “Sangar amat komentarnya..kejam”, “jahat banget tuh orang”, “dia bikin acara makin tegang aja”, “ah kayak dia bisa masak aja”, “masa komentarnya nggak bermutu gitu sih”, “komentar yang membangun dikit kek..masa kasar gitu ngomongnya”.
Waktu aku liat Chef Juna memberi contoh memotong bawang bombay di Master Chef Indonesia, aku tau kalau ia punya kemampuan masak yang cukup tinggi. Dari cara memegang pisau dan kecepatan mengiris bombay. Terutama waktu ia membuang paprika dan garnish pada hidangan yang dimasak salah satu peserta (lupa namanya). Kenapa? Jelas aja karena paprika nggak akan dihidangkan mentah-mentah di piring. Di luar negeri, walaupun hanya dijadikan hiasan, yang tersaji di sebuah piring itu harus bisa dimakan. Beda dengan Indonesia, yang rata-rata hiasannya menggunakan sayuran mentah dan itu hanya hiasanbukan untuk dimakan.
Sumber yang kudapat menggunakan bahasa inggris dan disini akan aku ceritakan ulang dengan gaya tulisanku sendiri secara detail.
Karir
Profesi Chef Juna terjadi secara nggak sengaja. Pada tahun 1997, ia pergi ke Amerika Serikat (Brownsville, Texas) untuk sekolah penerbangan. Chef Juna telah mendapat lisensi pilot, tapi ditengah mengambil lisensi komersial, sekolah penerbangannya bangkrut. Akhirnya ia pergi ke Houston untuk lanjutkan pelatihan. Awal 1998 disaat Indonesia sedang dilanda krimon (krisis ekonomi), ibunya nggak bisa membantu keuangannya di luar negeri, dan akhirnya ia harus mencari kerja walau secara ilegal (belum mendapatkan ijin kerja).
Berbagai pekerjaan yang dicoba Chef Juna, akhirnya ia kerja di restoran tradisional Jepang sebagai waiter (pelayan). Setelah 2 minggu, master sushi menawarkannya untuk jadi muridnya, Chef Juna terima tawaran itu. Ia akhirnya mulai dari dasar dan dilatih sangat keras. Pemilik restoran itu kagum dengan kinerjanya dan mensponsori Chef Juna untuk mendapatkan Permanent Resident (ijin tinggal).
Pada tahun 2002, Chef Juna mengambil alih sebagai head chef (kepala koki) di restoran karena sushi master yang melatih Chef Juna ini pindah ke restoran lain. Di tahun 2003, ia pindah kerja ke restoran sushi nomor satu di Houston yang bernama Uptown Sushi. Setelah beberapa bulan, ia menjadi Executive Chef disana. Masuk ke tahun 2004, Chef Juna mulai jenuh dengan masakan Jepang, dan akhirnya ia pindah ke restoran Perancis,The French Laundry yang dikenal sebagai restoran yang menerapkan standar tinggi. Ia mulai dari awal lagi. Lalu, ia juga mencari pekerjaan di tempat lain agar dapat belajar lebih banyak.
Di French Laundry, ada hukuman bagi yang melakukan kesalahan walau kesalahan sederhana. Mereka dilatih dengan baik dan disiplin yang diterapkan seperti militer. Disana Chef Juna belajar banyak teknik, mengontrol protein pada makanan, dan menciptakan makanan yang dihias cantik dan sangat enak. Nggak heran waktu Chef Juna menilai peserta Master Chef Indonesia sangat galak. Galaknya pasti keluar kalau liat makanan yang dihias berantakan dan rasanya hambar. Wajar, koki ganteng tapi sangar ini berpengalaman.
null
“Memasak adalah suatu yang anda cintai ketika anda berada di dapur, dan itu bukan hanya sekedar pekerjaan. Itu adalah sebuah gairah dan pekerjaan yang sulit. Saya suka memasak karena saya menilai masak sebagai seni. Ketika saya membuat hidangan baru, itu seperti telah selesai sebuah proyek seni. Berjuang untuk kesempurnaan membuat masakan yang lezat dengan bahan berbagai warna dan terlihat cantik di piring. Setiap malam saya memasak di dapur, terutama malam yang super sibuk, saya merasa bahwa prestasi saya tercapai karena saya membuat pelanggan kenyang, senang dan memberikan mereka pengalaman bersantap yang hebat. Saya juga suka suasana dapur yang sibuk, suara panci panas saat bahan masakan dimasukkan, suara peralatan masak, orang-orang berkomunikasi satu sama lain tentang apa yang mereka lakukan, semua itu seperti musik di telinga saya”, kata Chef Juna yang pernah menjadi Executive Chef di restoran Jack Rabbit Jakarta.
null
Mengagumkan! Nggak nyangka kan kalau Chef Juna ini koki yang hebat? Padahal dulunya Chef Juna ini naik motor Harley loh.
Masa muda
Waktu umur 17 tahun, Chef Juna ini termasuk anak berandalan, ia buat sebuah geng yang bernama Bad Bones. Dengan mengendarai Harley, mereka ngebut dan nggak peduli kemanapun mereka pergi.
“Saya pernah kuliah teknik perminyakan selama 3,5 tahun di Indonesia, tapi nggak selesai karena saya terlalu nakal. Akhirnya saya memutuskan untuk membenahi hidup, berubah, dan pindah ke Amerika. Saya sampai menjual motor kesayangan untuk biaya sekolah di sana”
Diculik, disiksa, overdosis dan hampir ditembak di kepala udah pernah dirasakan Chef Juna. Merokok dan terjerumus dalam narkoba juga pernah. Tapi ia berubah karena ia punya pemikiran berbeda.
Di kedua lengan Chef Juna ini bertato. Tato itu dibuat waktu Chef Juna umur 15 di Bali, dengan menggunakan mesin buatan sendiri yang menggunakan jarum jahit.
Cinta
Menurut media, Chef Juna ini berpacaran dengan Aline Tumbuan atau Caroline Ingrid Adita.
null
Sumber : CNN GoFRV TravelFimela, dan KapanLagi.com


Terima kasih bagi yang udah copy tulisan ini untuk dipublikasikan ke blog atau forum.
Agar Semakin banyak orang mengenal para juri :) Jujur aku kurang setuju orang-orang berpendapat “ganti aja jurinya, sok galak, nggak berbobot komen nya, dibuat-buat” atau sejenis nya.

Mimi Susu Yuk

@ Papiti
by herna hermawan

Hmmmm sore sore gini paling asik kalo nongkrong nongkrong sambil mimi susu murni segar... ahhh iyah ada tempat nongkrongan susu murni di ring road utara dekat kantor Polda namanya Papiti. Susu murni disini rasanya segar dan gak eneg. Bagi yang gak terlalu suka susu bisa pesen susu murni strawberry dingin syrup strawberrynya asem asem gak manis jadinya seger dan gak eneg selain itu susu murninya juga seger banget karena selalu baru mungkin yah... karena tempat ini kalo sore menjelang malam selalu ramai pengunjung padahal tempatnya biasa aja loh. Papiti ini ada cabangnya di jl. Damai tapi gak pinggir jalan melainkan kedai yang cukup luas. Menu Papiti selain susu murni ada roti bakar serta aneka penyetan. Dan untuk harganya harga pelajar dan cukup terjangkau..